Home > Artikel Kesehatan, Tips Trik Seru > Membedakan Es Air Mentah dan Es Air Matang

Membedakan Es Air Mentah dan Es Air Matang


membedakan es air mentah dan air matangPuaaagiiii…..:D udara pagi yang seger sangat cocok untuk menulis nih. Oke dapet bahan tulisan dari forum kaskus mengenai bagaimana cara membedakan antara es yang dibuat dari air mentah dan air matang. Es yang terbuat dari air mentah tentunya akan berbahaya buat tubuh kita kan kawan-kawan.

Sekilas dari dicuplik dari http://khoi-riah.blogspot.com/2010/06/bahaya-es-batu.html

Dalam air mentah ada banyak bakteri e coli (lebih lengkap tentang e coli disini), kita tahu itu. Ada penelitian di Florida selatan yang membandingkan es batu dengan air toilet, hasilnya es batu mengandung 70% lebih banyak kuman daripada air toilet (lebih lengkap disini). Tentu tidak ada beda nya dengan di Indonesia, yang notabenenya es batu dibuat dari air mentah. Ada juga di Jakarta yang pabrik es batunya di dekat kali Ciliwung, memakai air mentah dari sungai dan dicampur dengan pemutih (lebih lengkap disini). Bahaya nggak coba ??

Sudah tahu kan bahaya dari meminum es dengan bahan baku air mentah. Trus bagaimana cara membedakan antara es yang dibuat dari air matang dan air mentah.  Caranya mudah kawan-kawan, tapi harus jeli….karena bedanya bisa dilihat dari warna es-nya.

es air mentah

Es dari air mentah berwarna putih karena masih banyak gas yang terperangkap di dalamnya. Biasanya, es yang dibuat dari air mentah adalah es balok. Es ini jelas-jelas tidak baik dikonsumsi, terlebih lagi jika airnya diambil dari air sungai yang tercemar

es air matang

Es dari air matang akan terlihat bening karena gas di dalam air terlepaskan ketika proses perebusan. Biasanya, es seperti ini disebut es kristal. Sekarang es kristal sudah banyak dipakai, biasanta berbentuk es batu bolong, soalnya berbentuk pipa dan bolong di tengah. Biasanya es seperti ini sudah ada di rumah makan atau mall2, jadi bisa bernafas lega sedikit kawan hehehhe…

udah tahu kan, so saatnya berhati-hati kawan. Karena perlindungan terhadap konsumen di negara kita masih rendah. Kita harus bisa mawas diri sendiri kesehatan tak ternilai harganya ^_^ see you

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s