Home > Artikel Bebas, Unik dan Lucu > Hore! Gaji PNS, TNI, Polri Naik 10% Tahun Depan TAPI Tarif Listrik Dinaikkan 10% Mulai April 2012

Hore! Gaji PNS, TNI, Polri Naik 10% Tahun Depan TAPI Tarif Listrik Dinaikkan 10% Mulai April 2012


sby presiden IndonesiaPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji menaikan gaji PNS, TNI, Polri dan pensiunan sebanyak 10% di tahun 2012. Pemerintah juga tetap memberikan gaji dan pensiun bulan ketiga belas. “Seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, Pemerintah juga memberikan perhatian pada perbaikan kesejahteraan PNS, TNI, Polri dan pensiunan,” katanya dalam pidato nota keuangan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Besaran kenaikan gaji bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan itu rata-rata sebesar 10%. Pemerintah juga berkomitmen untuk tetap memberikan gaji dan pensiun bulan ketiga belas. Selain bagi para abdi rakyat, pemerintah juga akan melanjutkan program PNPM Mandiri dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 13,1 triliun bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

Anggaran itu, direncanakan antara lain untuk program PNPM perdesaan sebesar Rp 9,6 triliun dengan sasaran 5.020 kecamatan, program PNPM perkotaan sebesar Rp 2 triliun dengan sasaran 10.948 kelurahan, serta program PNPM daerah tertinggal dan khusus sebesar Rp 42,3 miliar dengan sasaran 85 kabupaten dan kota.  “Selain itu, kita lanjutkan program bantuan tunai bersyarat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun untuk menjangkau sasaran sekitar 1,5 juta rumah tangga sangat miskin,” ungkapnya.

Untuk membantu keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangannya, pemerintah lanjutkan pemberian beras bagi rakyat miskin dan setengah miskin dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15,6 triliun, kepada sekitar 17,5 juta rumah tangga sasaran. “Semuanya itu, kita tujukan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat banyak, terutama bagi saudara-saudara kita yang berpendapatan rendah,” jelasnya.

TAPI

Pemerintah bakal menetapkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% mulai April 2012. Kenaikan TDL ini dilakukan untuk menekan jumlah subsidi listrik tahun depan. Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan dalam RAPBN 2012, pemerintah membuat kebijakan untuk menurunkan anggaran subsidi termasuk subsidi listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk listrik, subsidi diturunkan cukup signifikan dari Rp 65 triliun di 2011 menjadi Rp 45 triliun di 2012. Agus Marto menyatakan penurunan tersebut diiringi dengan kenaikan TDL sebesar 10% di April 2012. “Listrik itu subsidi turun. Untuk itu akan ada kenaikan TTL (Tarif Tenaga Listrik) sebesar 10 persen. Ini akan dilakukan April 2012, akan dinaikkan secara proporsional tapi Rumah Tangga Miskin (RTM) tidak akan naikkan,” ujarnya saat ditemui dalam jumpa pers di Kantor Pajak Pusat, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Selain menaikkan TDL, Agus Marto menyatakan pemerintah akan mengupayakan diversifikasi energi sehingga bisa meningkatkan ketersediaan gas dan batubara untuk PLN. Serta mengurangi margin PLN dari 8% menjadi 7%. “Margin dari 8 persen jadi 7 persen mengoptimalisasi diversifikasi bahan bakar,” ujarnya.

Sementara untuk BBM bersubsidi, Agus Marto menyatakan pemerintah akan melakukan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi melalui sistem tertutup dan bertahap sehingga kuota BBM bisa terjaga pada 40 juta kiloliter hingga akhir tahun mendatang. “Pengendalian konsumsi BBM bersubsidi melalui tertutup dan bertahap,” ujarnya.

Sementara Menteri ESDM Darwin Z Shaleh menyatakan pihaknya akan menjalankan UU No.30 tahun 2007 untuk memastikan subsidi diterima bagi golongan tidak mampu.

“Pemerintah menyediakan subsidi bagi golongan tidak mampu. Kita masih melakukan aturan yang ada, yaitu untuk golongan tidak mampu,” jelasnya. Selain golongan itu, tidak diberikan subsidi, termasuk industri, pertambangan, dan perkebunan. Guna menjalankan aturan tersebut, Darwin menyatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Pemda guna melakukan pengawasan sehingga tidak ada kebocoran dan penyalahgunaan.

“Kita mengawasi distribusi BBM bersama Pemda, sejauh ini Pemda sudah berperan tapi belum cukup berperan sungguh-sungguh dalam mengawasi subsidi BBM tersebut,” pungkasnya.

PILIH MANA DINAIKKAN ATAU TIDAK KAWAN-KAWAN

Advertisements
  1. robot
    January 11, 2012 at 14:52

    gebleg,,,sableng, wong kerja masih begitu kok naik. kerja aja nggak becus kok, ngopi2, ngrokok, baca koran, godain perawan pelayan, kok naik. Pantesan negara ini hancur berantakan, kerja melayani rakyat, kok malah rakyat harus melayani mereka, karena mereka bisa bayar. Pppyyuuuuh !

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s